Sebagai salah satu pilar layanan gizi di Aceh, Gizi Olahraga di Banda Aceh terus mengalami transformasi. Kombinasi pendekatan tradisional dan modern menjadikan layanan ini lebih inklusif dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.
Gizi olahraga adalah aplikasi prinsip gizi untuk mendukung performa, recovery, dan kesehatan jangka panjang individu yang aktif secara fisik. Di Banda Aceh, layanan ini berkembang seiring tumbuhnya komunitas olahraga rekreasional dan kompetitif. MBG Banda Aceh memetakan ahli gizi olahraga yang siap melayani atlet, hobiis, dan komunitas kebugaran.
Layanan gizi olahraga di Banda Aceh mencakup: asesmen kebutuhan kalori dan makronutrien sesuai cabang olahraga, penyusunan meal plan pre dan post latihan, strategi hidrasi dan elektrolit untuk olahraga endurance, pengaturan nutrisi pada masa kompetisi (carb-loading, recovery), serta konseling penggunaan suplemen yang aman dan legal.
Tim gizi olahraga Banda Aceh secara rutin mendampingi atlet dari berbagai cabang: lari (5K, 10K, half-marathon, marathon), sepeda (road, MTB, gravel), renang, bulutangkis, futsal, sepak bola, basket, bela diri (silat, taekwondo, judo), serta latihan kekuatan (gym, calisthenics, powerlifting).
Beberapa komunitas olahraga di Banda Aceh bekerja sama dengan ahli gizi untuk sesi edukasi reguler: penjelasan makronutrien sederhana, tips meal prep untuk runner amatir, panduan suplementasi protein untuk gym-goer, serta nutrisi khusus untuk atlet vegan/vegetarian.
Pengukuran komposisi tubuh seperti persentase lemak, massa otot, dan distribusi cairan dapat dilakukan di beberapa klinik gizi dan fitness center di Banda Aceh menggunakan metode BIA (Bioelectrical Impedance Analysis) atau skinfold caliper. Hasil pengukuran menjadi dasar penyusunan program gizi yang individualis.
Ahli gizi olahraga di Banda Aceh mengedukasi pentingnya pendekatan "food first" sebelum mempertimbangkan suplementasi. Apabila suplemen diperlukan (misalnya protein whey, kreatin, atau elektrolit), pilihan harus mengacu pada produk yang teregistrasi BPOM dan bebas dari bahan terlarang menurut WADA bagi atlet kompetisi.
Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pemangku kepentingan, Gizi Olahraga di Banda Aceh optimis dapat memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan status gizi masyarakat Aceh dalam jangka panjang.